SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik


BANDUNG,  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Barat melakukan audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung, dalam rangka memperkuat komunikasi dan sinergi antara insan pers dengan pemerintah daerah.

Audiensi tersebut dipimpin langsung Ketua DPW SWI Jawa Barat, Edi Suprapto, dan dihadiri jajaran pengurus serta anggota SWI Jabar. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dengan pembahasan mengenai kemitraan media, keterbukaan informasi publik, serta peran pers dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, SWI Jabar menyampaikan sejumlah masukan, khususnya terkait mekanisme kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan media. SWI juga menekankan pentingnya transparansi dan objektivitas dalam pelaksanaan kemitraan media, termasuk memberikan kesempatan yang proporsional kepada perusahaan pers yang memiliki legalitas serta menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Ketua DPW SWI Jawa Barat, Edi Suprapto, mengatakan kedatangan SWI Jabar bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka mengenai pola kemitraan media di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga ingin memperoleh kejelasan mengenai mekanisme kemitraan media yang diterapkan Diskominfo Jabar. Transparansi dan keterbukaan menjadi hal penting agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di kalangan perusahaan media,” ujar Edi Suprapto.

Menurut Edi, media lokal dan regional memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan pemerintah kepada masyarakat, termasuk hingga ke tingkat daerah dan akar rumput.

Karena itu, menurutnya, diperlukan pola komunikasi dan kemitraan yang jelas, objektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain persoalan kemitraan media, SWI Jabar turut menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Keterbukaan informasi dinilai penting dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Diskominfo Jawa Barat menerima sejumlah masukan yang disampaikan SWI Jabar sekaligus memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen untuk terus membangun komunikasi yang sehat dan profesional antara pemerintah daerah dengan insan pers.

SWI Jabar berharap komunikasi dan sinergi yang telah dibangun dapat terus ditingkatkan, sehingga pers dapat menjalankan fungsi jurnalistik, kontrol sosial, edukasi publik, serta penyebarluasan informasi pembangunan secara profesional dan bertanggung jawab.

Dengan komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan insan pers, diharapkan tercipta ekosistem informasi publik yang akurat, transparan, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Barat.


Redaksi: Tim SWI Jabar

Editor:FaktaKeadilan News.com


Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik
  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik
  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik
  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik
  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik
  • SWI Jabar Audiensi dengan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Kemitraan Media dan Keterbukaan Informasi Publik

Posting Komentar