Sempat Terkendala, Paskibra Sukses Kibarkan Merah Putih, Teddy Setiadi Beri Apresiasi Rp10 Juta
SUKABUMI — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Museum Palagan Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026).
Namun, prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih sempat diwarnai insiden yang menegangkan. Bendera yang tengah dinaikkan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tiba-tiba terjatuh setelah mencapai titik puncak tiang.
Hingga prosesi tersebut berlangsung, belum diketahui secara pasti penyebab bendera Merah Putih bisa terlepas dan jatuh. Peristiwa itu sontak membuat suasana upacara menjadi tegang. Seluruh peserta dan masyarakat yang hadir pun menyaksikan kejadian tersebut.
Di tengah situasi yang tidak terduga, para anggota Paskibra tidak menyerah. Dengan tetap mengedepankan ketenangan, kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab, mereka kembali menjalankan tugasnya.
Dengan penuh perjuangan, para anggota Paskibra akhirnya berhasil menyelesaikan tugas dan memastikan Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di bawah kendali mereka.
Keberhasilan tersebut sontak mengundang rasa haru dan bangga. Meski sempat menghadapi kendala dalam prosesi pengibaran, para anggota Paskibra mampu tetap tenang dan menyelesaikan tugas hingga tuntas.
Momen tersebut mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, S.E., yang hadir langsung menyaksikan jalannya upacara.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan keberanian para anggota Paskibra, Teddy Setiadi memberikan apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp10 juta.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas sikap pantang menyerah yang ditunjukkan para petugas Paskibra. Mereka dinilai mampu menghadapi tekanan dan situasi tak terduga dengan tetap menjalankan tugas sampai selesai.
Apa yang terjadi dalam prosesi pengibaran bendera tersebut sekaligus menjadi pembelajaran bahwa sebuah tugas harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab, meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Semangat para Paskibra untuk bangkit dan kembali menyelesaikan tugas juga menjadi gambaran nyata tentang arti kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan pantang menyerah.
Peristiwa tersebut menambah warna dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Palagan Bojongkokosan. Bukan sekadar tentang pengibaran bendera, tetapi juga tentang bagaimana sebuah tanggung jawab tetap dituntaskan di tengah situasi yang tidak terduga.
Reporter: Boy
Editor: PaktakeadilanNews.com

Posting Komentar